Praktik 37 / 39 · Bagian 4: Menuju mushaf
Hukum Ra
0/3 bagian lancar
Petunjuk
Ra dibaca tebal jika berfathah atau berdhammah, atau bersukun sesudah fathah dan dhammah, atau bersukun sesudah hamzah washal. Ra dibaca tipis jika berkasrah, atau bersukun sesudah kasrah asli. Pengecualian: ra sukun sesudah kasrah tetap tebal jika diikuti huruf tebal dalam kata yang sama (قِرْطَاسٍ).
Latihan A — Ra tebal
رَبِّرُسُلٌمَرْيَمَيَرْجِعُونَ
اِرْجِعِيبَرْقٌخَرَجَاَلرَّحْمٰنُ
Latihan B — Ra tipis dan pengecualiannya
مِرْصَادًا dan قِرْطَاسٍ tetap dibaca tebal.
رِزْقًافِرْعَوْنَشِرْعَةًرِجَالٌ
مِرْصَادًاقِرْطَاسٍ
Latihan C — Tebal atau tipis (setor ke guru)
رَبِّرِزْقًااِرْجِعِيفِرْعَوْنَ
مَرْيَمَقِرْطَاسٍرِجَالٌيَرْجِعُونَ