Tanda-Tanda Waqaf dalam Mushaf
Panduan membaca simbol waqaf di mushaf: mim, lam alif, jim, qila, shala, dan titik tiga (mu'anaqah).
عَلَامَاتُ الْوَقْفِ فِي الْمُصْحَفِ مـ · لا · ج · قلى · صلى · ∴ ∴
Mushaf memuat simbol-simbol kecil di atas teks untuk menunjukkan apakah sebaiknya berhenti atau melanjutkan bacaan. Berikut arti masing-masing simbol.
مـ (mim), waqaf lazim: harus berhenti, karena jika disambung maknanya bisa berubah. Contoh: إِنَّمَا يَسْتَجِيبُ الَّذِينَ يَسْمَعُونَ ۘ وَالْمَوْتَىٰ يَبْعَثُهُمُ اللَّهُ (Al-An'am: 36)
لا (lam alif): jangan berhenti di sini, karena maknanya belum selesai. Contoh: وَالَّذِي جَاءَ بِالصِّدْقِ وَصَدَّقَ بِهِ ۙ أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَ (Az-Zumar: 33)
ج (jim): boleh berhenti dan boleh melanjutkan, keduanya sama baiknya. Contoh: وَلَا يَحْزُنْكَ قَوْلُهُمْ ۘ إِنَّ الْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا ۚ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ (Yunus: 65)
قلى (qila): boleh melanjutkan, tetapi berhenti lebih utama. Contoh: فَإِنْ قَاتَلُوكُمْ فَاقْتُلُوهُمْ ۗ كَذَٰلِكَ جَزَاءُ الْكَافِرِينَ (Al-Baqarah: 191)
صلى (shala): boleh berhenti, tetapi melanjutkan lebih utama. Contoh: مَا تَرَىٰ فِي خَلْقِ الرَّحْمَٰنِ مِنْ تَفَاوُتٍ ۖ فَارْجِعِ الْبَصَرَ هَلْ تَرَىٰ مِنْ فُطُورٍ (Al-Mulk: 3)
∴ ∴ (titik tiga berpasangan, waqaf mu'anaqah): tanda ini selalu muncul berdua. Berhentilah di salah satunya saja, jangan di keduanya. Membaca terus tanpa berhenti di keduanya juga boleh. Contoh: ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ (Al-Baqarah: 2)
Sudah memahami materi ini?