Hukum dan Hakikat Tajwid
Mengapa tajwid wajib diamalkan, apa hakikatnya menurut Imam Ibnul Jazari, dan kunci menguasainya: latihan lisan yang terus-menerus.
التَّجْوِيدُ
Bab ini menjelaskan hukum tajwid, alasan kewajibannya, dan hakikatnya.
وَالْأَخْذُ بِالتَّجْوِيدِ حَتْمٌ لَازِمُمَنْ لَمْ يُجَوِّدِ الْقُرَانَ آثِمُMengamalkan tajwid ketika membaca Al-Qur'an hukumnya wajib. Orang yang mampu belajar tetapi sengaja membaca Al-Qur'an tanpa tajwid berdosa.
لِأَنَّهُ بِهِ الْإِلَهُ أَنْزَلَاوَهَكَذَا مِنْهُ إِلَيْنَا وَصَلَاAlasannya, Allah menurunkan Al-Qur'an dengan bacaan yang bertajwid, dan bacaan itulah yang sampai kepada kita secara bersambung dari Rasulullah ﷺ melalui para sahabat dan para guru dari generasi ke generasi.
وَهُوَ أَيْضًا حِلْيَةُ التِّلَاوَةِوَزِينَةُ الْأَدَاءِ وَالْقِرَاءَةِTajwid adalah perhiasan tilawah dan keindahan bacaan, baik ketika membaca sendiri (tilawah), ketika menyetorkan bacaan kepada guru (ada'), maupun dalam qira'ah secara umum. Keindahan bacaan Al-Qur'an pertama-tama lahir dari tajwid, bukan dari suara atau langgam.
وَهُوَ إِعْطَاءُ الْحُرُوفِ حَقَّهَامِنْ صِفَةٍ لَهَا وَمُسْتَحَقَّهَاHakikat tajwid adalah memberikan setiap huruf: • Haknya, yaitu sifat-sifat yang selalu melekat padanya seperti jahr, hams, syiddah, dan qalqalah. • Mustahaknya, yaitu hukum yang muncul pada keadaan tertentu seperti tafkhim, tarqiq, idgham, dan ikhfa.
Sudah memahami materi ini?