Definisi Ilmu Tajwid
Apa itu tajwid, apa hukum mempelajari dan mempraktikkannya, dan apa manfaatnya bagi seorang pembaca Al-Qur'an.
تَعْرِيفُ عِلْمِ التَّجْوِيدِ
Kata tajwid secara bahasa bermakna memperbagus atau memperindah.
Dalam istilah ulama qira'at, tajwid adalah ilmu yang mengajarkan cara mengucapkan setiap huruf dengan benar: dari makhraj yang tepat, dengan sifat-sifatnya, serta mengetahui di mana boleh berhenti (waqaf) dan dari mana memulai (ibtida'). Semua itu dilakukan secara wajar, tidak dilebih-lebihkan dan tidak pula disepelekan.
Pembahasan tajwid mencakup dua hal: • Hak huruf: sifat bawaan yang selalu melekat pada huruf dan tidak pernah lepas darinya, contohnya jahr dan syiddah. • Mustahak huruf: sifat yang muncul hanya pada keadaan tertentu sebagai akibat dari sifat bawaan, contohnya idgham, ikhfa, dan izhhar.
Hukum tajwid dibedakan menjadi dua sisi: • Teori (an-nazhari), yaitu mempelajari kaidah-kaidahnya secara ilmiah. Hukumnya fardhu kifayah, cukup jika sebagian umat menguasainya. • Praktik (al-'amali), yaitu menerapkan kaidah tersebut setiap kali membaca Al-Qur'an. Hukumnya fardhu 'ain, wajib bagi setiap muslim.
Faedah mempelajari tajwid: • Lisan terjaga dari kesalahan (lahn) saat membaca Kalamullah. • Menjadi jalan untuk meraih ridha Allah.
Rujukan: Kitab "Tajwid Ringkas Disertai Warna, Gambar, dan Bagan" Level Satu, Husein Karim Muhammad (edisi bahasa Indonesia, terjemahan Ustadzah Ana Fi Naimatin).
Sudah memahami materi ini?