Tafsir ayat 37
وَتَرَكْنَا فِيْهَآ اٰيَةً لِّلَّذِيْنَ يَخَافُوْنَ الْعَذَابَ الْاَلِيْمَۗ
Wa taraknā fīhā āyatal lil-lażīna yakhāfūnal-‘ażābal-alīm(a).
Kami meninggalkan suatu tanda (kebesaran-Nya702) di (negeri) itu bagi orang-orang yang takut pada azab yang pedih.
702) Menurut sebagian mufasir, yang dimaksud dengan tanda kebesaran-Nya adalah batu-batu bertumpuk-tumpuk yang digunakan untuk membinasakan kaum Lut. Ada pula yang mengatakan bahwayangdimaksudadalahsebuah telaga yang airnya hitam dan berbau busuk.
Tafsir tahlili
Pada ayat ini Allah swt menerangkan, bahwa peristiwa penghancuran kaum Luṭ hendaknya dijadikan peringatan bagi orang-orang yang takut kepada Allah, dan bekas-bekas peristiwa itu dapat dilihat tanda-tandanya yaitu tumpukan batu-batu tempat diturunkan azab yang telah amblas (masuk ke dalam bumi) dan berbentuk sebuah danau yaitu danau Tabariyah (laut mati). Ayat ini mengandung isyarat, bahwa jika pada sebuah kota terdapat unsur kekafiran dan kefasikan yang sudah merajalela, maka jumlah orang mukmin yang sedikit tidak dapat menghalang-halangi datangnya azab, dan bila mayoritas penduduknya terdiri dari umat yang saleh, maka mereka dapat terpelihara dari azab, walaupun terdapat di dalamnya beberapa orang yang durhaka kepada Tuhan.
Sumber: Al-Qur'an dan tafsir Kementerian Agama RI.