Tafsir ayat 16
يَوْمَ نَبْطِشُ الْبَطْشَةَ الْكُبْرٰىۚ اِنَّا مُنْتَقِمُوْنَ
Yauma nabṭisyul baṭsyatal kubrā, innā muntaqimūn(a).
(Ingatlah) pada hari (ketika) Kami menghantam mereka dengan hantaman yang besar.685) Sesungguhnya Kami adalah pemberi balasan.
685) Hantaman yang besar itu terjadi pada Perang Badar ketika orang-orang musyrik dipukul mundur sehingga menderita kekalahan dan banyak di antara pemimpin mereka yang tewas.
Tafsir tahlili
Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa pada hari Kiamat nanti Dia akan memberikan balasan siksa yang amat pedih kepada orang kafir Mekah. Pada hari itu mereka tidak akan mendapat pembela, penolong dan penyelamat yang akan dapat menghalangi siksaan Allah yang dijatuhkan kepada mereka, dan pada waktu itu timbullah penyesalan mereka yang sangat. Firman Allah:
وَاَسَرُّوا النَّدَامَةَ لَمَّا رَاَوُا الْعَذَابَۗ وَجَعَلْنَا الْاَغْلٰلَ فِيْٓ اَعْنَاقِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْاۗ هَلْ يُجْزَوْنَ اِلَّا مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
Mereka menyatakan penyesalan ketika mereka melihat azab. Dan Kami pasangkan belenggu di leher orang-orang yang kafir. Mereka tidak dibalas melainkan sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan. (Saba'/34: 33)
Sumber: Al-Qur'an dan tafsir Kementerian Agama RI.