Makharijul Huruf: Lidah
Lidah adalah area makhraj terbanyak: 10 titik untuk 18 huruf, tersebar di pangkal, tengah, sisi, dan ujung lidah.
اللِّسَانُ
Lidah (al-lisan) memiliki makhraj paling banyak, yaitu 10 titik yang menjadi tempat keluarnya 18 huruf. Kita bahas dari bagian paling dalam ke paling depan.
Pangkal lidah (aqshal lisan) • Qaf (ق): pangkal lidah terangkat menyentuh langit-langit lunak di bagian belakang mulut. Contoh: أَقْرَرْتُمْ، أَقْرَبُ، أُقْسِمُ • Kaf (ك): posisinya sedikit lebih ke depan daripada qaf, yaitu pangkal lidah menyentuh perbatasan langit-langit lunak dan keras. Contoh: أَكْثَرُهُمْ، أَكْبَرُ، اكْتَسَبُوا
Tengah lidah (wasthul lisan) • Jim (ج), syin (ش), dan ya yang bukan mad (ي): bagian tengah lidah bertemu langit-langit tepat di atasnya. Contoh: أَجْرُهُمْ، أَشْهُرٌ، أَشْتَاتًا، أَيْمَانِكُمْ، أَيْدِيهِمْ
Sisi lidah (hafatul lisan) • Dhad (ض): tepi lidah menempel pada gigi geraham atas, bisa sisi kanan, sisi kiri, atau keduanya sekaligus. Contoh: اضْرِبْ، أَضْحَكَ، أَضْعَافًا • Lam (ل): tepi lidah bagian depan hingga ujungnya menempel pada gusi gigi atas. Contoh: قُلْنَا، يُلْقُونَ، خَلْفَهَا
Ujung lidah (tharaful lisan) • Nun (ن): ujung lidah menyentuh gusi gigi atas, sedikit di atas posisi lam, dan suaranya selalu disertai dengung dari hidung. Contoh: أَنْعَمْتَ، وَتَنْحِتُونَ، إِنْ • Ra (ر): ujung lidah bagian punggungnya menyentuh gusi gigi atas, berdekatan dengan posisi nun. Contoh: أَرْبَعَةَ، أَرْبَابًا، أَرْبَعِينَ • Tha (ط), dal (د), dan ta (ت): ujung lidah menekan pangkal dua gigi seri atas. Contoh: أَطْعَمَهُمْ، أَطْوَارًا، أَدْرَاكَ، أَتْقَاكُمْ، أَتْرَابًا • Shad (ص), sin (س), dan za (ز): ujung lidah berada di dekat dinding dalam gigi seri bawah, sementara suara mengalir lewat celah di antara gigi seri atas dan bawah. Contoh: أَصْحَابُ، أَسْفَلَ، وَأَسْقَيْنَاكُمْ، أَزْوَاجٌ، أَزْكَىٰ • Dza (ظ), dzal (ذ), dan tsa (ث): ujung lidah menyentuh ujung dua gigi seri atas. Contoh: أَظْلَمُ، وَأَظْهَرَهُ، اذْكُرُوا، إِذْ، إِثْمٌ، اثْنَتَيْنِ
Sudah memahami materi ini?