Hukum Mim dan Nun
Ghunnah pada nun dan mim bertasydid, hukum mim sukun, serta empat hukum nun sukun dan tanwin menurut Al-Jazariyah.
الْمِيمُ وَالنُّونُ
Bab ini membahas ghunnah, hukum mim sukun, serta hukum nun sukun dan tanwin.
وَأَظْهِرِ الْغُنَّةَ مِنْ نُونٍ وَمِنْمِيمٍ إِذَا مَا شُدِّدَا وَأَخْفِيَنْGhunnah pada nun dan mim yang bertasydid harus ditampakkan dengan sempurna, karena di situlah ghunnah berada pada tingkatan terkuat. Contoh: إِنَّ، ثُمَّ، مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ.
الْمِيمَ إِنْ تَسْكُنْ بِغُنَّةٍ لَدَىبَاءٍ عَلَى الْمُخْتَارِ مِنْ أَهْلِ الْأَدَاIkhfa syafawi: mim sukun yang bertemu ba disamarkan dengan ghunnah. Contoh: تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ. Inilah pendapat yang dipilih oleh para ahli qira'at.
وَأَظْهِرَنْهَا عِنْدَ بَاقِي الْأَحْرُفِوَاحْذَرْ لَدَى وَاوٍ وَفَا أَنْ تَخْتَفِيIzhhar syafawi: mim sukun yang bertemu huruf selain ba dan mim dibaca jelas. Contoh: أَنْعَمْتَ، لَهُمْ فِيهَا. Berhati-hatilah pada mim sukun sebelum wawu dan fa, karena makhrajnya berdekatan sehingga mim mudah ikut tersamarkan. Contoh: عَلَيْهِمْ وَلَا، هُمْ فِيهَا.
وَحُكْمُ تَنْوِينٍ وَنُونٍ يُلْفَىإِظْهَارٌ ادْغَامٌ وَقَلْبٌ إِخْفَاNun sukun dan tanwin memiliki empat hukum: izhhar, idgham, iqlab (qalb), dan ikhfa.
Sudah memahami materi ini?